LONTAR SINGOSARI

LONTAR SINGOSARI

Sabtu, 30 Mei 2026

Kembali Menjadi BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan.ST Tekankan Pentingnya Amanah Dan Majukan Desa Bagi Anggota BPD Terpilih


KABUPATEN BEKASILONTAR SINGOSARI Desa Lambang Jaya menggelar acara penyampaian laporan hasil pelaksanaan pengisian anggota BPD Desa Lambang Jaya Periode 2026-2034 di Aula Desa Lambang Jaya, Jalan Lambang Jaya No. 2, RT.03/RW.05, Kecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi, pada Sabtu (30/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lambang Jaya, beserta jajaran, Ketua Panitia Penmilihan Anggota BPD Desa Lambang Jaya Periode 2026-2034 beserta staff, mantan Ketua BPD beserta anggota, para Anggota BPD terpilih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Karang Taruna beserta anggota, Ketua Rw dan Rt se Desa Lambang Jaya.

Dalam penyampaiannya Ketua Panitia, Dedi Mufrodi menyampaikan rasa Terima kasih atas segala dukungan dari berbagai pihak hingga acara tersebut berjalan lancar dan kondusif.

"Semoga para calon anggota terpilih dapat mengemban amanah sebagai keterwakilan wilayahnya masing-masing dan mampu menyerap aspirasi masyarakat untuk dapat disampaikan melalui forum Musdes, " ucap Dedi Mufrodi.

Sedangkan mantan Ketua BPD periode sebelumnya yang kemudian terpilih kembali menjadi anggota BPD Periode 2026-2034 atas keinginan masyarakat tidak banyak salam menyampaikan pidatonya.

" Saya selaku perwakilan BPD Desa Lambang Jaya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras baik tenaga, pikiran semuanya, waktu apalagi. Karena saya yakin semuanya sibuk, sekali lagi saya mohon maaf bila kemaren kurang kontribusinya kepada panitia dan sekali lagi saya mohon di maafkan," ungkap Darju Darmawan.ST.

Sementara Kepala Desa Lambang Jaya dalam pidatonya menyampaikan ribuan terima kasih kepada Ketua penyisihan BPD beserta Staff sehingga sampai saat ini terciptanya pemilihan calon BPD terpilih serta berharap dapat berlanjut sampai pengukuhan di Kabupaten Bekasi nanti oleh Plt Bupati Bekasi.

"Sebetulnya ini ada wajah lama tapi baru dan ada wajah baru tapi baru, mudah-mudahan beliau dikasih sehat dan umur panjang sehingga sampai nanti dikukuhkan atau di sumpain dari Kabupaten Bekasi atau Plt Bupati Bekasi, Dan selanjutnya selamat bekerja untuk melayani warga Lambang Jaya, jangan setelah Disumpain Kabupaten Bekasi...uda segala kegiatan jadi off gitu, ini kita harus atau wajib melayani masyarakat Lambang Jaya. Intinya kepentingan umum dulu baru kepentingan pribadi," ujar Kimlan Sahroni.

Lanjutnya," Dan sebentar lagi pemilihan Pilkades sekarang sudah memasuki tahapan-tahapan. Jadi dari sekarang kurang lebih tiga atau empat bulan lagi, jadi mudah-mudahan dilambang Jaya nanti siapapun Kepala Desa nya yang memimpin di tahun 2026 sampai 2034 ini harus sama-sama gawe..sama-sama kerja untuk warga wilayah Lambang Jaya," imbuh Kades Lambang Jaya.

Ia juga menegaskan bahwa akan terus bekerja sampai akhir masa jabatannya di 28 September 2025.Dan menghimbau kepada masyarakat agar mengedepankan kondusifitas didalam proses Pilkades 2025-2034.

"Mudah-mudahan saya bisa menyelesaikan pelayanan kepada warga wilayah sampai akhir, pertanyaannya; Kepala Desa dua kali enam tahun ditambah dua tahun berarti 14 tahun, pertanyaannya "Boleh Atau Ora?"untuk melanjutkan..boleh melanjutkan..cuman didukung ora, tentunya pertanyaan ini saya akan melanjutkan...saya akan melanjutkan untuk melayani warga Lambang Jaya itupun kalau bapak- ibu cocok dan saya akan maju," tegas Kades Lambang Jaya.

"Tentunya siapapun nanti yang berkompetisi di Pildes 2026-2034, saya mengajak kepada bapak ibu yang hadir untuk berpesan kepada saudara kita, tetangga kita...jangan sampai kalau ada pemilihan terjadi Clash, yang udah-udah belum bagus kita buat kondusif yang sudah bagus kita lebih kondusifkan," harapnya.

Kades Lambang Jaya kembali menegaskan bahwa dirinya berniat untuk melanjutkan memimpin Desa Lambang Jaya guna kembali melayani masyarakat dengan mengikuti kontestasi Pilkades 2026-2034. Ia juga memberikan ruang kepada masyarakat Desa lambang Jaya untuk mempergunakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya tanpa ada batasan.

"Jadi saya atas nama pribadi dalam pemerintahan , saya akan melanjutkan dari 2026 sampai 2034..jujur, jadi saya minta siapapun yang ikut berkompetisi Pilkades di 2026-2034 yang mencalonkan menjadi Kades Lambang Jaya. Saya tidak menutup..silahkan itu hak preoregatif bapak-bapak, Ibu-ibu yang hadir pada saat ini tolong sampaikan kepada saudara maupun tetangga," pungkas Kades Lambang Jaya Kimlan Sahroni.

Acara di lanjutkan dengan swafoto bersama. baik Kades dan Panitia bersama para hadirin maupun bersama para anggota BPD terpilih yang di akhiri dengan ramah-tamah dan bernyanyi solo. acara berjalan lancar dan kondusif serta cukup meriah.

"Ahamdulilah ini adalah penyampaian laporan hasil rekapitulasi penyisihan BPD tahun 2026 sampai 2034 , alhamdulilah pada hari ini di tanggal 30 Mei 2026 ini berjalan dengan lancar tidak ada hal-hal yang kita tidak inginkan, barangkali dari Ketua Penyisihan BPD hasil laporan kita terima dan akan kita lanjutkan ke tingkat Kecamatan dan Kepemerintah Daerah untuk pelantikan anggota BPD terpilih tahun 2026 sampai 2034, mudah-mudahan BPD-BPD yang terpilih bisa melayani warga lambang Jayauntuk melayani masyarakat Lambang Jaya, supaya masyarakat Lambang Jaya Adil dan Makmur," tandas Kepala Desa Lambang Jaya, Kimlan Sahroni, kepada Awak Media usai acara berlangsung.

Mantan Ketua BPD Lambang Jaya yang kembali terpilih atas keinginan warga Desa Lambang Jaya mengutarakan.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Panitia penyisihan beserta staff serta Pemerintah Desa Lambang Jaya khususnya Kepala Desa dan jajaran yang terlibat dalam kelancaran kegiatan tersebut. Dan untuk para anggota terpilih dari hasil penyisihan anggota BPD agar terus berkontribusi kepada masyarakat Desa Lambang Jaya. Sementara untuk para anggota BPD yang baru terpilih agar teguh dalam memegang amanah yang diemban dari masyarakat serta dapat turut dan harus berkontribusi memajukan wilayah Desa Lambang Jaya agar tercipta masyarakat sejahtera, adil dan makmur," tutup Darju Darmawan.ST.

Diketahui bahwa, para anggota BPD Lambang Jaya terpilih diantaranya adalah; 1. Darju darmawan, ST, 2. Rosid, 3. Rabu Khaerudin, 4. Dedi Supriadi, 5. Kana, 6. Megayanti, 7. Ghulam Ridho, 8. Martono, 9. Karja Setiawan.



Selasa, 19 Mei 2026

Ancam Akan 'Gorok Leher Para Wartawan', Ken Ken Warga Desa Sukadiri Dibrongsong Polisi Dilempar Petugas Masuk Kandang Besi


KABUPATEN TANGERANG, LONTAR SINGOSARI- Viral unggahan video diberbagai Platform sosial media berdurasi 1 menit  dengan isi menantang nantang dan mengancam media mau digorok lehernya oleh seorang pria yang tidak mengenakan baju dengan ikat kepala sambil memegang besi bulat ukuran 40 cm itu terdengar sangat serius. Video yang diketahui dibuat oleh oknum warga Desa Sukadiri wilayah hukum Polsek MaukKabupaten Tangerang sontak menjadi perbincangan publik.

Dalam video ancaman yang dikatakan pria yang diketahun bernama Ken Ken itu menegaskan bahwa, "Ada media langkahi dulu mayat saya neh. Langkahi mayat saya dulu neeehhh. Jangan macem-macem masuk wilayah orang, saya pukul kamu, patah leher kamu. Mampus kamu disini. Jangan macem-macem, aaacchhhh masuk wilayah orang tanpa assalamualaikum, gua pukul neh pake besi ini. Jangan maen-maen kamu. Kamu culik orang-orang saya, gua gorok leher kamu" tegasnya dalam video tersebut.

Perlu diklarifikasi, bahwa oknum pria bernama Ken Ken itu bukanlah pengurus dan anggota dari ormas BPPKB, meski dulunya orang tersebut adalah ketua PAC BPPKB Sukadiri sebelum digantikan ketua PAC yang baru bernama bang Pe'i. 

"Kami mendukung upaya kepolisian dalam menindaktegas oknum yang mengatasnamakan ormas BPPKB serta melakukan pengancaman kepada awak media dan rekan-rekan wartawan. "ucap ketua BPPKB PAC Sukadiri melalui keterangan voice notnya, Sabtu (16/5/2026).

Kegaduhan atas ancaman yang diperbuat Ken Ken, Polsek Mauk gerak cepat untuk lakukan upaya-upaya ketertiban masyarakat. Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd., ketika dikonfirmasi, pada Sabtu (16/5/2026) membenarkan telah mengamankan oknum warga bernama Ken Ken.

Desakan dari berbagai organisasi pers dan para media serta wartawan pun mengalir. Melalui Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia mengawal proses pelimpahan terduga pelaku ke Polresta Tangerang.

"Tim kami dari Korwil Kabupaten Tangerang sejak siang tadi, Minggu (17/5/2026) sudah berada di Polsek Mauk. Mereka menunggu kedatangan kami dari pusat dan DPD Provinsi Banten hadir di Polsek Mauk untuk lakukan pengawalan Ken Ken yang akan dilimpahkan ke Polresta Tangerang,"jelas Ketua umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan melalui keterangan resminya, di Jakarta, Senin pada (18/5/2026).

Hingga akhirnya lanjut Opan, pada pukul 02.30 wib dini hari, tepatnya tanggal 18 Mei 2026, Ken Ken berhasil dilimpahkan ke Polresta Tangerang. Penyerahan terduga pelaku langsung diserahkan Kanit reskrim Polsek Mauk kepada Satreskrim Unit IV Polresta Tangerang untuk diproses lebih lanjut.

"Kami apresiasi setinggi-tingginya untuk Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Indra Waspada Amirullah atas respon cepatnya untuk memproses terduga pelaku pengancaman terhadap rekan-rekan media dan wartawan. Langkah yang diambil Kapolres merupakan langkah "Satya Habprabu", Setia, Kuat, dan Berani Mengorbankan Diri Demi Kepentingan Negara dan Masyarakat". Pedoman itu bagi Polri sebagai bentuk tugas dengan profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab. "ungkap Opan.

Meskipun layak didukung, evaluasi publik terhadap kinerja kepolisian tetap diperlukan agar proses hukum berjalan secara transparan dan tuntas hingga ke pengadilan.

Apresiasi kinerja Kepolisian RI juga datang dari HR&D DPP Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN)

"Pengancaman terhadap wartawan yang sedang bertugas adalah tindak pidana murni. Pelaku dapat dijerat dengan sanksi tegas berupa pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda maksimal Rp 500 juta, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Irwan Awaluddin.(19/5/2026) saat diminta tanggapannya oleh Awak Media di Jakarta.

Lanjutnya," Tindakan kepolisian menindaklanjuti pelaporan wartawan atas ancaman dari oknum ormas sangat layak diapresiasi. Langkah tersebut membuktikan hadirnya negara dalam memberikan perlindungan terhadap kebebasan pers, keselamatan jurnalis, serta penegakan hukum yang adil di masyarakat," 

Mengapa kinerja Kepolisian RI tersebut patut mendapatkan apresiasi?
.Hal tersebut patut dilakukan oleh sebab sesuai Mandat Undang-Undang yang berlaku.

"Pers memiliki peran penting dalam demokrasi. Penindakan terhadap oknum yang mengancam wartawan merupakan wujud nyata implementasi UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang secara tegas memidanakan pihak yang menghalangi kerja jurnalistik," katanya.

Merespons Atensi Polri yang melakukan langkah cepat dan tegas usai pelaporan dinilai objektif dan profesional dalam bekerja, terutama dalam bentuk "Pemberantasan Premanisme".

"Langkah cepat tersebut selaras dengan instruksi tingkat Mabes Polri yang mewajibkan jajarannya dari tingkat Polda hingga Polsek untuk melindungi kerja wartawan yang bertugas secara objektif dan profesional," ungkapnya.

"Oknum ormas yang menggunakan ancaman telah melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Penanganan ini membantu menghilangkan stigma pembiaran terhadap premanisme yang kerap meresahkan masyarakat," pungkas HR&D DPP Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN), Irwan Awaluddin.


[Red] LS

Jumat, 15 Mei 2026

Desa Satriajaya Gelar Penetapan Calon Anggota BPD Periode 2026 - 2034 Berjalan Kondusif, Menuai Pujian Pihak Kecamatan Tambun Utara


KABUPATEN BEKASILONTAR SINGOSARI - Desa Satriajaya menggelar penetapan calon anggota BPD Periode 2026-2034 beserta pengambilan nomor dalam pengisian anggota BPD Desa SatriajayaKecamatan Tambun UtaraKabupaten Bekasi, pada Jum'at (15/5/2026).

Acara diawali dengan penyampaian Ketua Panitia Penetapan Calon Anggota BPD Satriajaya periode 2026 - 2034.Tidak banyak yang disampaikan Ketua Panitia hanya memberikan himbauan kepada para calon dan pendukung maupun masyarakat se-Desa Satriajaya.

"Saya menghimbau kepada calon untuk menjaga wilayahnya agar kondusif menjaga Desa Satriajaya dengan baik. Siapapun yang terpilih nanti itu mutlak purtra-putri kita yang terbaik untuk Desa Satriajaya ke Depan, " tegas H Marsan Sanjaya.

Sedangkan Kades Satriajaya dalam pidatonya berharap para kandidat terpilih adalah orang-orang yang memiliki ketegasan dan dapat membawa Desa Satriajaya ke arah yang lebih baik.

"Kami atas nama Pemerintah Desa Satriajaya, siapapun nanti yang terpilih, saya minta orang-orang yang tegas.. Orang-orang yang bisa membawa Desa Satriajaya kepada yang lebih baik dan bisa artinya SKRG sama pihak Pemerintah Desa Satriajaya.. maksud saya seperti itu dan mudah-mudahan dengan ikhtiar kita ini semua mudah-mudahan senantiasa selalu dalam lindungan Allah SWT, " ujar Asta Rajan.

Lanjutnya, " Harapan saya mudah-mudahan dalam perjalanan tahapan demi tahapan tentunya tentunya dari kegiatan-kegiatan ini dari awal hingga akhir mudah-mudahan di berikan kelancaran dan keberkahan oleh Allah SWT, " tutup Kepala Desa Satriajaya.

Sementara dari perwakilan camat Tambun Utara memuji bahwa, pelaksanaan kegiatan penetapan calon anggota BPD periode 2026-2034 di Desa Satriajaya berjalan lancar, aman dan kondusif.

Kegiatan berjalan cukup meriah, kuatnya animo masyarakat Desa Satriajaya tumpah ruah hadir dalam kegiatan tersebut. Sehingga pihak Panitia membatasi para pengunjung dengan satu kandidat didampingi hanya lima pendukung di Aula atas gedung Desa Satriajaya. Sementara sisanya memenuhi pelataran dan lapangan Desa Satriajaya seraya  menengumandangkan yel-yel dari masing-masing para calon kandidat anggota BPD dengan penuh semangat.

"Alhamdulilah dari pencocokan nomor urut dari penyisihan calon anggota BPD Desa Satriajaya berjalan dengan baik. Semua keseluruhannya ada 18...16 dari laki-laki dan dua orang dari kuota perempuan dan semua terbagi dari tiga Dusun. Dari Dusun 1 tiga orang, Dusun dua laki-laki enam orang dan perempuan dua orang . . dari Dusun tiga ada tujuh orang semuanya laki-laki, " tutur Ketua Panitia, H Marsan Sanjaya (15/5) saat dikonfirmasi Awak Media usai acara berlangsung.

Lanjutnya, " Kami akan kawal kegiatan ini sampai tuntas InsyaAllah dan saya 'Optimis' dapat mengatasi dan menyelesaikan berbagai persoalan, " tegasnya.

Ia juga berharap kepada para Kandidat dan pendukungnya agar saling menjaga kondusifitas

" Harapannya siapapun yang terpilih, para calon pengisian anggota BPD .. itulah putra-putri Satriajaya yang terbaik untuk membangun Desa Satriajaya yang sudah baik menjadi lebih baik lagi, yang penting aman dan kondusif untuk Satriajaya, " pungkas Ketua Panitia, H Marsan Sanjaya.

Acara dihadiri oleh segenap para calon beserta para pendukung, Kades dan Sekdes Satriajaya beserta jajaran, Bimaspol dan Babinsa Desa Satriajaya, Ketua Karang Taruna Desa Satriajaya dan anggota serta para Ketua RW dan RT se Desa Satriajaya.



Jumat, 08 Mei 2026

Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak, Pasca Bencana Sumatera Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T


SUMATERA, LONTAR SINGOSARI - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat revitalisasi fasilitas pendidikan terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan data Satgas PRR pada 8 Mei, total fasilitas pendidikan terdampak di tiga provinsi mencapai 4.922 satuan pendidikan. Meski menghadapi dampak kerusakan cukup besar, seluruh sekolah terdampak dipastikan tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan capaian 100 persen, baik di sekolah asal, kelas darurat, tenda pendidikan, maupun lokasi belajar sementara.

Hingga kini, sebanyak 3.002 sekolah telah melaksanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp2,86 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.792 sekolah telah menerima penyaluran tahap pertama dengan total dana tersalurkan mencapai Rp1,9 triliun.

Di Aceh, revitalisasi telah berjalan di 2.012 sekolah dengan total anggaran Rp1,98 triliun. Sementara di Sumatera Utara mencapai 658 sekolah dengan anggaran Rp600,9 miliar, dan di Sumatera Barat sebanyak 332 sekolah dengan dukungan anggaran Rp281,7 miliar.
Juru Bicara Satgas PRR Amran mengatakan percepatan revitalisasi sekolah terus didorong karena pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas dalam pemulihan pascabencana.

“Fasilitas pendidikan terdampak memang cukup besar. Karena itu proses pembangunan dan rehabilitasi terus didorong agar penyelesaiannya bisa berlangsung cepat,” ujar Amran.

Menurutnya, percepatan revitalisasi juga dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama TNI Angkatan Darat. Sebanyak 2.606 sekolah direvitalisasi secara swakelola, sementara 267 sekolah kategori rusak berat dan relokasi ditangani melalui kerja sama dengan TNI AD.

Amran menjelaskan, proses pembangunan sekolah terdampak dilakukan secara bertahap karena harus menyesuaikan kondisi di lapangan, mulai dari pembersihan lahan hingga pembangunan kembali untuk sekolah yang mengalami kerusakan berat.

“Kalau rusak berat tentu membutuhkan pembangunan baru sehingga tidak bisa langsung ditempati. Karena itu ada beberapa sekolah yang sementara direlokasi untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan,” pungkasnya.

Satgas PRR memastikan percepatan revitalisasi fasilitas pendidikan akan terus dilakukan agar para siswa di wilayah terdampak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.


(Cut Purnama) LS

Minggu, 03 Mei 2026

Garuda Youth Camp 2026 di Cibubur, Wamendagri Ajak Generasi Muda Menyiapkan Diri Untuk Menyambut Indonesia Menjadi Negara Maju


JAKARTA, LONTAR SINGOSARI — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri secara serius dalam menyambut peluang Indonesia menjadi negara maju. Kesiapan tersebut, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kompetensi, tetapi juga kepemimpinan yang visioner dan adaptif.

Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Garuda Youth Camp 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Dalam paparannya, Bima menekankan bahwa kepemimpinan merupakan kunci utama dalam menghadapi masa depan. Ia mengutip konsep kepemimpinan yang menekankan pentingnya arah dan keteladanan.

“Leaders are those who know the way, who show the way, and who lead the way,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemimpin tidak hanya dituntut memiliki visi yang jelas, tetapi juga mampu menunjukkan jalan serta memimpin langsung untuk mencapai tujuan tersebut. Karena itu, generasi muda didorong untuk mulai merancang arah hidupnya sejak dini.

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya kemampuan membaca arah perkembangan zaman. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga oleh kepekaan dalam melihat peluang di tengah perubahan global.

“Tolong jawab, 20 tahun lagi kalian mau ke mana dan menjadi apa,” tanya Bima kepada 558 peserta Garuda Youth Camp yang terdiri dari pelajar se-Jabodetabek.

Ia menambahkan bahwa berbagai proyeksi global menunjukkan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam beberapa dekade ke depan. Namun, peluang tersebut sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

“20 tahun lagi Indonesia [diproyeksikan] akan menjadi negara maju satu dari lima ekonomi terbesar di dunia,” ucapnya.

Dalam konteks tersebut, Bima menekankan pentingnya pendidikan, semangat belajar, serta penguasaan keterampilan sebagai fondasi utama dalam memanfaatkan bonus demografi. 

“Jangan pernah berhenti belajar di mana pun,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya disiplin dan konsistensi sebagai faktor pembeda. Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup tanpa diiringi ketekunan dalam menjalani proses.

“Yang akan menjadi pemenang adalah orang-orang yang paling konsisten dan disiplin,” katanya.

Bima juga mengingatkan bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari kemampuan beradaptasi dengan keberagaman. Pengalaman berinteraksi dengan berbagai latar belakang dinilai penting dalam membentuk karakter pemimpin yang matang.

“Tidak ada pemimpin hebat yang tidak terbiasa dengan perbedaan,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk aktif dalam organisasi sebagai ruang belajar, berjejaring, sekaligus mengasah kepemimpinan.
Menutup paparannya, Bima mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menunggu masa depan, tetapi mempersiapkannya secara aktif mulai dari sekarang. 

“Masa depan bukan ditunggu, bukan dinantikan, tetapi disiapkan,” pungkasnya.


(Irfan) LS


Rabu, 22 April 2026

Hasil Usulan RKB Dan Pemagaran Dinilai Tak Jelas, SMPN 15 Tamsel Desak Plt Bupati Bekasi Berikan Sangsi Tegas Dinas Terkait

KABUPATEN BEKASI, LONTAR SINGOSARISMPN 15 Tamsel yang berlokasi di Jalan Kampung Boek, Desa Sumber JayaKecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi melontarkan protes keras terntang usulan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Pemagaran Sekolah yang tak kunjung terealisasi, kendati hal tersebut telah kerapkali di ajukan dan laksanakan survey dari pihak Dinas terkait. Bahkan dipastikan dari pihak Dinas dengan janji akan terealisasi di tahun ini namun ternyata hanya isapan jempol belaka, pada Rabu (22/04/2026).


"Iya artinya sementara ini ternyata masih kurang, karena dari rombongan anak yang belajar yang seharusnya sudah komplit tapi kenyataannya masih kurang banyak kelasnya," ungkap M.Taufiq Airlangga (22/04) saat dijumpai Tim Awak Media di halaman Sekolah.

Pihak SMPN 15 yang diwakili oleh Humas Sekolah M.Taufiq Airlangga menilai bahwa, Dinas PendidikanCipta Karya dan Pemkab Bekasi penuh dengan penawaran janji palsu dan kebohongan.

"Pihak Sekolah secara administratif sudah dia kali ajukan usulan, respon sih ada dari Dinas Cipta Karya dan Dinas Pendidikan bahwa, akan ada pembangunan kelanjutan setelah pembangunan gedung sebelumnya selesai di kerjakan, katanya tahun ini..tahun ini dan tahun sekarang ini, tapi ternyata sampai tahun ini tidak ada..berarti bohong mereka," jelasnya.

Kepedulian Plt Bupati Bekasi Terhadap Pendidikan Dipertanyakan
Lebih lanjut, Ia juga mengutarakan kekecewaannya terhadap Dinas terkait dan Plt Bupati Bekasi Dr Asep Surya Atmaja yang dinilainya lamban dalam merespon kebutuhan sarana pendidikan serta kurangnya kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi.

"Kecewa ya jelas kecewa tapi kalau kekecewaan ke Plt mungkin beliau belum tahu...belum tau keadaan Sekolah kita hari ini...tapi seharusnya Dinas tau dong...kalau dua kali proposal di ajukan untuk pembangunan gedung dan pemagaran ..jadi tidak masuk diakallah kalau tidak tahu..seharusnya ada respon..seharusnya jangan bohong," bebernya.

"Plt Bupati bisa dikatakan pembohong kalau ini tidak terealisasi..dan tahun ini tidak ada, maksudnya biar ada kejelasan..sebab sudah dua kali proposal diajukan dan katanya tahun ini tapi nyatanya bohong. Jadi bisa dikatakan juga Plt Bupati pembohong," tambahnya.

Plt Bupati Bekasi Bekerja Harus Profesional

"Sebagai pemimpin di daerah Kabupaten Bekasi ..ya minimal kalau beliau tidak sempat mensurvey ke Sekolah-sekolah yang membutuhkan bangunan..ya minimal Dinas-dinas terkait harus ada..dan harusnya ada penekanan dari Plt Bupati. Plt Bupati juga kerjanya harus bagus dan luar biasa memperhatikan kekurangan-kekurangan Sekolah-sekolah mana yang membutuhkan bangunan dan pagar. Sedangkan situasinya hari ini pagar sekeliling juga belum ada, kelas kurang dan janji juga tidak ditepati sampai hari ini..demi kecerdasan anak bangsa..visi misinya kan jelas. Jadi kesannya kan Plt Bupati kalau seperti ini tidak perduli dengan pendidikan dan pembohong," ungkap Humas SMPN 15 Tamsel.

Menanti Ketegasan Sikap Plt Bupati Bekasi

Ia juga mengharapkan Plt Bupati Bekasi, Dr Asep Suryaatmaja dapat tegas dalam mengambil sikap terhadap bawahannya agar Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) Dinas terkait dapat di implementasikan secara optimal serta Profesional.

"Saya berharap kepada Plt Bupati Bekasi, Dr Asep Surya Atmaja dapat tegas dalam membina dan memberikan sangsi kepada bawahannya yang tidak dapat menjalankan tugas serta kewajibannya sesuai ketentuan yang ada. SMPN 15 Tamsel sangat urgensi dengan kurangnya ruang Sekolah menyebabkan para siswa belajar dilapangan Sekolah tepatnya dibawah pohon dan dengan tidak adanya pagar pembatas Sekolah menyebabkan siapa saja dapat masuk ke Sekolah. Bahkan Kambing, Sapi dan Kerbau pun dapat masuk ke Sekolah," pungkas M Taufiq Airlangga.


Selasa, 07 April 2026

Dinilai Tak Jelas Dan Bantah Tudingan, Dr Arie Rahayu Udhani Desak Kadishub Dan UPTD Dishub Kota Bekasi Segera Tertibkan Administrasi


KOTA BEKASI, LONTAR SINGOSARI - Terkait pernyataan Juru Parkir Dishub Kota Bekasi yang dinilai kontroversial, tidak tepat dan terlalu menyudutkan pihak Puskesmas Aren Jaya. Kepala Puskesmas Aren Jaya Dr Arie Rahayu Udhani, MM pun angkat bicara, pada Selasa (7/4/2026).

"Keterangan Pak Biru tidak sesuai dengan apa yang kita bicarakan saat kumpul bersama . Karena saya menegurnya terkait dengan kebersihan lahan parkirnya dan tidak ada tekanan sama sekali dan saya membacakan poin-poinnya satu persatu, " ujar Kapuskesmas Aren Jaya, (7/4) di ruang kantornya.

"Inti poinnya di saat penandatanganan tanpa saya mengetahui, dia itu buta huruf (Biru-Red)," sambungnya.

Terkait tentang kebersihan lokasi lahan parkir untuk selalu di bersihkan. Kapuskesmas telah meminta tiga kali untuk dilakukan pembersihan lokasi namun tidak dikerjakan.

" Tolong di bantu satu-satu ya bang..karena kasarnya pendaringannyakan disini ..cari makan nya kan disini..tidak ada salahnya kan dia sapu-sapu tempat parkirnya dari daun-daun rontok, dia bilang "Iya", saat itu saya lihat di CCTV tidak ada pergerakan..tidak dikerjakan sama sekali, " ungkapnya.

"Nah saat kedua, saya lebih malu lagi ..saat itu ada sidak dari Dinas Kesehatan ..Nah fotonya melihat lahan parkir kotor sekali dengan banyak sampah-sampah dan daun-daun mangga ...sayanya malu melihatnya ..kenapa kotor sekali..kan enggak ada salahnya ringan tangan, nyapu..enggak berat kok..saya tau memang, saya enggak menggaji dia dan Pemkot juga tidak menggaji dia. Tapikan itu lahannya dia menjaga parkiran, apa salahnya di pelihara ..bahkan disaat kumpul saya kasih keleluasaan keinginannya untuk menebang ..saya bilang, silahkan bang..tapi di belakang malah lain lagi..makanya setelah tiga kali teguran secara lisan maka kita buat surat kesepakatan ini," tandas Kapuskesmas Aren Jaya.

Kapuskesmas Minta Dishub Kota Bekasi Tertib Administrasi

Terkait tidak adanya koordinasi, komunikasi, dan sosialisasi tentang perparkiran yang diklaim sebagai program peningkatan PAD dari Walikota di wilayah Kota Bekasi. Kapuskesmas menghimbau pihak Dishub Kota Bekasi agar lebih tertib administrasi.

" Ya harusnya dari pihak Dishub atau UPTD terkait itu datanglah untuk memberikan istilahnya serat pernyataan atau surat keterangan kalau disini pengelola parkirannya atas nama ini gitu..pemberitahuan. Inikan terbukti pak Ikman (Kapuskesmas Sebelumnya-Red) memberikan informasi itu dan TU nya juga bilang tidak ada, "terang Kapuskesmas Aren Jaya.

Puskesmas berharàp Dishub Kota Bekasi dapat melakukan tertib administrasi dalam menjalankan pengelolaan perparkiran di seluruh wilayah Kota Bekasi.

"Paling tidak ada surat keterangan, kalau pengelolaan parkir disini istilahnya ditunjuklah sebagai pengelola lahan parkir misalnya Pak Biru..sebutkan namanya ataupun kordinator dari Dishubnya..nah untuk Puskesmas ini si ini..gitukan," terangnya.

" Mungkin kalau pak Biru kan tidak ada kaitan dengan Pemkot atau dengan Dishubnya, kan dia bukan staff Dishub atau Staff Pemkot kan?, nah mungkin tidak boleh pakai SK atau apa mungkin ya..nah mungkin ditunjuk kordinatornya..kordinator lapangan untuk komunikasi..istilahnya atau paling tidak ada agreement tertulis ..nanti kalau ada sesuatu hal bisa dengan si A, " Jelasnya.

Kapuskesmas juga berharap kepada Kadishub Kota Bekasi, Seno dan Ka UPTD Dishub Bekasi Timur, Eko agar melakukan tertib administrasi.

"Agar tertib administrasi, jadi kita sama-sama tau ..kan kalaupun itu dilakukan jadi enak..Negor nya pun enak, komunikasinya juga enak," katanya.

Kapuskesmas Aren Jaya Menilai Administrasi Dishub Kota Bekasi Tidak Jelas

"Ya enggak jelas, karenakan tidak ada ..kalau saya pribadi belum pernah menerima pemberitahuan dari Dishub mengenai pengelolaan lahan parkir. Dari mulai Puskesmas yang lama sampai sekarang belum pernah ..standarisasinya harus tertib administrasi . Jadi menurut saya kurang komunikasi, kurang kordinasi dan kurang sosialisasi. Jadi himbauannya komunikasinya lebih terjaga, lebih terjalin. Kalau dari komunikasi nantikan akhirnya tercetus..pak sebaiknya gini-gini ..ini komunikasinya aja enggak ada ..apalagi kita mau menyarankan gini-gini ..kalau inikan benar-benar enggak jelas," pungkas Kapuskesmas Aren Jaya, Dr Arie Rahayu

Berikut muatan isi kesepakatan yang disampaikan Kapuskesmas Aren Jaya, Dr Arie Rahayu didampingi oleh Ka TU, Dr Indri Dengan Juru Parkir Dishub :

"Terkait pengelolaan lahan parkir UPTD Puskesmas Aren Jaya, saya Dr Arie Rahayu selaku Kepala Puskesmas Aren Jaya sudah memanggil pak Biru sebagai pengelola lahan parkir, kemudian kita sudah menandatangani surat kesepakatan bersama yang salah satu isinya bahwa pihak pertama (Puskesmas-Red) telah memberikan izin kepada pihak kedua (Biru-Red) untuk mengatur dan mengelola parkir bagi pengunjung maupun karyawan dan yang kedua pihak pertama menyatakan dengan tegas tidak menerima atau memungut setoran uang parkir atau imbalan materil lainnya dari pihak kedua, yang ketiga, seluruh pendapatan jasa parkir menjadi hal sepenuhnya pihak kedua," tutur Kapuskesmas Aren Jaya (7/4) di ruang kantornya.

"Kemudian sebagai bentuk kompensasi pemanfaatan lahan parkir tanpa setoran, pihak kedua berkewajiban menjaga kebersihan area parkir dari sampah dan sebagainya, kemudian kerapihan, posisi kendaraan agar terlihat rapi dan tidak kumuh," sambungnya.

Dalam Perjanjian tersebut pada pasal tiga terkait keamanan dan etika Kapuskesmas mengatakan bahwa, " Pihak kedua bertanggungjawab terhadap kendaraan pengunjung, sopan dan ramah serta wajib membantu pasien terutama lansia saat memarkirkan kendaraan. Pihak kedua dilarang konsumsi minuman keras atau melakukan aktifitas yang melanggar hukum di lingkungan Puskesmas. Keempat segala bentuk resiko kehilangan atau kerusakan kendaraan sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak ke dua (Biru-Red), " papar Dr Arie Rahayu.

Kapuskesmas juga menerapkan evaluasi dan sangsi didalam muatan perjanjiannya, bilamana ada ditemukan pelanggaran maupun keluhan dari pengunjung terkait kinerja  pihak kedua. Maka pihak pertama (Puskesmas-Red) memiliki kewenangan untuk melakukan teguran hingga pemutusan kesepakatan secara sepihak.


POSTINGAN TER UP-DATE

POSTINGAN TER UP-DATE

Kembali Menjadi BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan.ST Tekankan Pentingnya Amanah Dan Majukan Desa Bagi Anggota BPD Terpilih

KABUPATEN BEKASI ,  LONTAR SINGOSARI  -  Desa Lambang Jaya  menggelar acara penyampaian laporan hasil pelaksanaan pengisian anggota BPD Desa...

Postingan Unggulan

POSTINGAN POPULER

POSTINGAN POPULER

Postingan Populer

LS NASIONAL

LS NASIONAL

NASIONAL

LS DAERAH

LS DAERAH

DAERAH